Langsung ke konten utama

TUGAS TUTORIAL  KE-1
PROGRAM STUDI MANAJEMEN

Nama Mata Kuliah
:
Audit SDM
Kode Mata Kuliah
:
EKMA 4476
Jumlah sks
:
2 SKS
Nama Pengembang
:
DewiShintaWulandariLubis, B.Sc.Soc,MHRM
Nama Penelaah
:
Ni Wayan Marsha, S.Tr.Par., M.Par
Status Pengembangan
:
Baru
Tahun Pengembangan
:
2019
Edisi Ke-
:
2 (Dua)


No
Tugas Tutorial
Skor Maksimal
Sumber Tugas Tutorial
1
Sebutkandanjelaskanjenis-jenis audit yang telahAndapelajari!
50
Modul 1 KB 1
2
Jelaskanproses bisnis perencanaan SDM-BK secaraterperinci!

50
Modul 2 KB.2


1.       Audit sendiri dapat dibagi dalam 3 jenis, yaitu :
a.       Financial audit atau audit laporan keuangan
Audit keuangan merupakan evaluasi kewajaran laporan keuangan yg disajikan oleh manajemen secara keseluruhan dibandingkan dengan standar akuntansi keuangan yg berlaku dan diterima secara umum. Dengan demikian, proses audit ini berkebalikan dengan proses akuntansi keuangan. Dalam akuntansi keuangan, proses belajar maju sejak adanay transaksi kemudian pencatatan sampai dengan penyusunan laporan keuangan. Sementara itu, proses audit dimulai dari laporan keuangan yg kemudian berjalan mundur sampai penelusuran transaksi dengan mengavaluasi bukti atau dokumen yg relevan. Dalam bahasa lain, akuntansi keuangan merupakan kegiatan pencatatan transaksi yg hasil akhirnya adalah laporan keuangan. Laporan keuangan ini yg kemudian menjadi input dalam proses audit keuangan, dan hasil akhirnya adalah opini atas laporan keuangan tersebut, misalnya wajar atau wajar tanpa syarat.
b.      Compliance audit
Compliance audit atau audit ketaatan merupakan pemeriksaan untuk mengetahui apakah prosedur dan aturan yg telah ditetapkan oleh pihak yg memiliki otoritas sudah dijalankan oleh pihak atau personil yg seharusnya menjalankan prosedur dan aturan tersebut. Prosedur dan aturan tersebut bisa berasal dari luar organisasi atau perusahaan atau bisa juga merupakan prosedur dan aturan yg merupakan kebijakan internal perusahaan.
c.       Operational audit
Operational audit atau audit operasional adalah pemeriksaan atas semua atau sebagian prosedur dan metode operasional suatu organisasi untuk menilai efesiensi, efektivitas, dan keekonomiannya. Audit operasional biasanya dilakukan oleh pihak manajemen untuk mencari rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kinerja organisasi.  Dalam beberapa literatur, audit operasinal juga sering disebutcdengan manajemen audit yg ruang lingkupnya sangat luas yg dapat meliputi seluruh fungsi dalam organisasi, mulai dari pemasran, produksi atau operasi, organisasi dan SDM, dan sebagainya

2.       Secara lebih rinci proses bisnis perencanaan SDM-BK tersebut adalah :
a.       Memperkirakan kebutuhan SDM perusahaan
Kebutuhan SDM perusahaan harus dihituung secara cermat agar perusahaan tidak mengalami kekurangan SDM baik dari sisi jumlah maupun kualifikasi yg dibutuhkan. Ada beberapa faktor yg mempengaruhi kebutuhan (SDM) input sebagai berikut
1)      Faktor eksternal
a)      Pertumbuhan ekonomi
b)      Kondisi sosial politik dan hukum
c)       Perkembangan teknologi
d)      Pesaing
2)      Faktor organisasi
a)      Rencana strategis
b)      Anggaran
c)       Proyeksi tingkat produksi dan penjualan
d)      Usaha baru melalui marger dan akuisisi
e)      Desain pekerjaan dan organisasi
3)      Faktor tenaga kerja
a)      Karyawan pensiun
b)      Karyawan pindah ke perusahaan lain
c)       PHK oleh perusahaan
d)      Karyawan meninggal
e)      Karyawan absen karena melahirkan, cuti, atau sekolah
Ada beberapa metode yg bisa digunakan untuk memperkirakan kebutuhan SDM sebagai berikut
1)      Expert forecast
a)      Informal and instant decision
b)      Formal expert survey
c)       Nominal group technique
d)      Delphi technique
2)      Trend
a)      Extrapolation
b)      Indexation
c)       Statistical analysis
3)      Other methods
a)      Budget and planing analysis
b)      New venture analysis
c)       Computer models

b.      Memperkirakan ketersediaan SDM
Ketersediaan SDM dilihat dari 2 aspek dibawah ini (input)
1)      Estimasi ketersediaan eksternal
a)      Kebutuhan eksternal
b)      Analisis pasar tenaga kerja
c)       Perilaku masyarakat
d)      Demografi penduduk
2)      Estimasi ketersediaan internal
a)      Audit pegawai
b)      Rencana suksesi
c)       Replacement chart

c.       Menyususn rencana aksi (action program) merupakan output
Setelah membandingkan permintaan atau kebutuhan dan ketersediaan SDM maka audit perencanaan SDM juga mencakup audit terhadap tiga kemungkinan kondisi yg membutuhkan rencana aksi yg berbeda, yaitu :
1)      Kondisi permintaan atau kebutuhan sama dengan ketersediaan SDM: merupakan kondisi ideal yg tidak membutuhkan rencana aksi secara khusus atau spesifik.
2)      Kondisi permintaan atau kebutuhan lebih besar daripada ketersediaan SDM : kondisi ini membutuhkan program lembur, outsource bisnis, outsource tenaga kerja, penggunaan tenaga kerja atau temporer, rekrutmen karyawan baru, dan sebagainya.
3)      Kondisi ketersediaan lebih besar daripada permintaan atau kebutuhan SDM : kondisi ini membutuhkan program pengurangan jam kerja, pengurangan pegawai, program pensiun dini, dan sebagainya.
Kita lihat bahwa setelah memproyeksikan kebutuhan dan ketersediaan SDM maka proses selanjutnya adalah membandingkan kedua proyeksi tersebut yg kemudian menghasilkan rencana aksi pengadaan pegawai dari dalam (internal staffing process) dan pengadaan pegawai dari luar perusahaan (external staffing process) sebagai output dari perencanaan SDM-BK. Terkait dengan rencana aksi pengadaan pegawai ini, dalam audit perencanaan SDM-BK auditor perlu memeriksa apakah perusahaan mempunyai perencanaan jangka pnajang, jangka menengah, dan jangka pendek, baik menyangkut jumlah dan kualifikasi SDM yg harus disediakan maupun jangka waktu pemenuhan kebutuhan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akuntansi Manajemen (BEP)

PT.Toba Travel adalah agen perjalan yang khusus melayani penrbangan antara pulai Nias – Medan, agen ini mengenakan tariff tingkaet Merpati Air Liners untuk penerbangan pulang pergi sebesar Rp. 1.800.000. sampai dengan bulan ini, Merpati AirLines membayar komisi sebesar 10% dari harga tiket perpunumpang yang ditanggung agen tersebut, dimana ini komisi ini merupakan satu-satunya sumber pendapatannya. Kos tetap perbulan yang ditanggung agen ini sebesar Rp. 18.000.000 (untuk membayar gaji, sewa dan lain-lain), sedangkan kos variable perunit sebesar Rp. 40.000 per tiket. Merpati Airlines pada bulan ini melakukan revisi pemberian komisi kepada seluruh agen perjalanannya, dimana komisi akan diberikan sebesar 10% per tiket sampai maksimum Rp. 100.000 mana yang lebih tinggi. Bagi tiap tiket dengan harga lebih dari rp. 1.000.000 maka Merpati Airlines hanya akan membayar komisi sebesar Rp. 100.000 berapa pun harga tiket tersebut. Pajak atas pendapatan 30% Berdasarkan data diatas hitunglah s...

Akuntansi Manajemen (TT 1)

TUGAS TUTORIAL   KE- 1 PROGRAM STUDI MANAJEMEN Nama Mata Kuliah : Akuntansi Manajemen Kode Mata Kuliah : EKMA 4314 Jumlah sks : 3 sks Nama Pengembang : Wagini, S.E., M.Ak Nama Penelaah : Wiwin Siswantini, SE., MM. Status Pengembangan : Baru Tahun Pengembangan : 2019.2 Edisi Ke- : 1 No Tugas Tutorial Skor Maksimal Sumber Tugas Tutorial 1 1.     PT ABC memiliki lima karyawan yang bertanggung jawab untuk melakukan pemrosesan faktur pembelian. Masing-masing karyawan mendapat bayaran gaji tetap sebesar Rp 95. .000.000 per tahun dan mampu untuk memproses sebanyak 45.0 00 faktur per tahun jika bekerja secara efisien. Sebagai tambahan dari pengeluaran berupa pembayaran gaji, PT ABC ...

Manajemen Rantai Pasokan T1

TUGAS TUTORIAL   KE-1 PROGRAM STUDI MANAJEMEN Nama Mata Kuliah : Manajemen Rantai Pasokan Kode Mata Kuliah : EKMA4371 Jumlah sks : 3 sks Nama Pengembang : Ida Ayu Made Er Meytha Gayatri, M.M Nama Penelaah : Andy Mulyana, M.M Status Pengembangan : Baru Tahun Pengembangan : 2019.2 Edisi Ke- : 1 No Tugas Tutorial Skor Maksimal Sumber Tugas Tutorial 1 Keberhasilan manajemen rantai pasok memerlukan fungsi individual untuk menyatukan aktivitas-aktivitas pada proses bisnis inti rantai pasok dan mengoordinasikannya. Jelaskan proses bisnis inti dalam manajemen rantai pasok! 20 Modul 1 KB 1 2 Jelaskan kaitan antara manajemen sediaan, manajemen l...