Langsung ke konten utama

Akuntansi Manajemen (ABC)


  1. Jelaskan pada kondisi seperti apakah ABC diterapkan pada suatu perusahaan?
  2. Apa yang dimaksud aktivitas tidak menambah nilai  dan kos tidak  bernilai tambah, berikan contoh !

1. Activity Based Costing adalah salah satu cara menghitung setiap biaya yang dikeluarkan pada masing-masing aktivitas dengan alokasi yang berbeda-beda pada setiap aktivitasnya. ABC lebih berfokus pada biaya pada produk yang bersumber dari proses selama produksi berlangsung. Sayangnya, di Indonesia saat ini belum banyak perusahaan yang menerapkan metode Activity Based Costing untuk penentuan harga produk, sehingga produk-produk yang berasal dari Indonesia kurang bisa bersaing terutama di pasar global. 
Metode Activity Based Costing ini sudah banyak diterapkan di perusahaan-perusahaan dunia. Dengan menggunakan metode ABC, perusahaan bisa mengurangi distorsi harga yang disebabkan oleh penentuan harga yang masih dilakukan secara tradisional, sehingga harga produk yang dikeluarkan bisa akurat bukan hanya asal-asalan.
Perusahaan akan menerapkan ABC pada kondisi :
a.       Perusahaan memiliki produksi bermacam-macam produk atau lini produk yang diproses dengan fasilitas yang sama.
b.      Perusahaan memiliki tingkat persaingan yg tinggi
c.       Biaya pengukuran rendah

2. aktivitas tidak menambah nilai merupakan kegiatan yang tidak memberikan manfaat atau tambahan manfaat bagi siapapun. sederhananya kegiatan tersebut dianggap sebagai pemborosan. Contohnya
-proses distribusi yg terlalu panjang
-Scheduling, merupakan aktivitas penjadwalan proses produksi untuk setiap jenis produk
-Moving, merupakan aktivitas pemindahan bahan, barang dalam proses dan barang jadi dari satu dept. ke departemen lain.
-waiting, merupakan aktivitas menunggu tersedianya bahan baku, menunggu datangnya BDP yang dikirimkan dari bagian atau departemen lain

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akuntansi Manajemen (BEP)

PT.Toba Travel adalah agen perjalan yang khusus melayani penrbangan antara pulai Nias – Medan, agen ini mengenakan tariff tingkaet Merpati Air Liners untuk penerbangan pulang pergi sebesar Rp. 1.800.000. sampai dengan bulan ini, Merpati AirLines membayar komisi sebesar 10% dari harga tiket perpunumpang yang ditanggung agen tersebut, dimana ini komisi ini merupakan satu-satunya sumber pendapatannya. Kos tetap perbulan yang ditanggung agen ini sebesar Rp. 18.000.000 (untuk membayar gaji, sewa dan lain-lain), sedangkan kos variable perunit sebesar Rp. 40.000 per tiket. Merpati Airlines pada bulan ini melakukan revisi pemberian komisi kepada seluruh agen perjalanannya, dimana komisi akan diberikan sebesar 10% per tiket sampai maksimum Rp. 100.000 mana yang lebih tinggi. Bagi tiap tiket dengan harga lebih dari rp. 1.000.000 maka Merpati Airlines hanya akan membayar komisi sebesar Rp. 100.000 berapa pun harga tiket tersebut. Pajak atas pendapatan 30% Berdasarkan data diatas hitunglah s...

Akuntansi Manajemen (TT 1)

TUGAS TUTORIAL   KE- 1 PROGRAM STUDI MANAJEMEN Nama Mata Kuliah : Akuntansi Manajemen Kode Mata Kuliah : EKMA 4314 Jumlah sks : 3 sks Nama Pengembang : Wagini, S.E., M.Ak Nama Penelaah : Wiwin Siswantini, SE., MM. Status Pengembangan : Baru Tahun Pengembangan : 2019.2 Edisi Ke- : 1 No Tugas Tutorial Skor Maksimal Sumber Tugas Tutorial 1 1.     PT ABC memiliki lima karyawan yang bertanggung jawab untuk melakukan pemrosesan faktur pembelian. Masing-masing karyawan mendapat bayaran gaji tetap sebesar Rp 95. .000.000 per tahun dan mampu untuk memproses sebanyak 45.0 00 faktur per tahun jika bekerja secara efisien. Sebagai tambahan dari pengeluaran berupa pembayaran gaji, PT ABC ...

Manajemen Rantai Pasokan T1

TUGAS TUTORIAL   KE-1 PROGRAM STUDI MANAJEMEN Nama Mata Kuliah : Manajemen Rantai Pasokan Kode Mata Kuliah : EKMA4371 Jumlah sks : 3 sks Nama Pengembang : Ida Ayu Made Er Meytha Gayatri, M.M Nama Penelaah : Andy Mulyana, M.M Status Pengembangan : Baru Tahun Pengembangan : 2019.2 Edisi Ke- : 1 No Tugas Tutorial Skor Maksimal Sumber Tugas Tutorial 1 Keberhasilan manajemen rantai pasok memerlukan fungsi individual untuk menyatukan aktivitas-aktivitas pada proses bisnis inti rantai pasok dan mengoordinasikannya. Jelaskan proses bisnis inti dalam manajemen rantai pasok! 20 Modul 1 KB 1 2 Jelaskan kaitan antara manajemen sediaan, manajemen l...