Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Penetapan Harga Bauran Produk

Harga sekumpulan produk dari satu perusahaan harus diatur sedemikian rupa untuk memperooleh keuntungan untuk yang optimal.       Penetapan harga bauran produk mencakup : a.        Product-Line Pricing. Umumnya perusahaan menawarkan beberapa item produk sekaligus. Manajemen tentu menetapkan selisih harga yang teratur (price-step) mulai dari item sederhana sampai ke yang paling mewah. Adapun selisih harga tersebut harus mempertimbangkan perbedaan biaya, antartipe, evaluasi perbedaan fitur dan harga-harga pesaing. b.       Optional Featur pricing. Teknik ini merupakan penawaran harga akhir yang didasarkan pada perlengkapan tambahan (fitur) yang diinginkan pembeli. c.        Captive-Product Pricing. Misalkan anda membeli printer laser HP. Secara rutin, anda harus membeli perlengkapan printer tersebut (misalnya toner)yang hanya dari HP, tidak bisa dari perusahaan lain. Inilah yang di...

STRATEGI MEREK

    Dengan menggunkan dimensi kategori produk dan merek sebagai acuan, ada 4 strategi merek yang tersedia bagi perusahaan, yaitu : a.        Strategi merek baru. Strategi ini dilakukan dengan memberikan merek baru untuk kategori produk baru. Sebagai contoh produsen Sosro sudah memiliki teh botol Sosro yang terkenal. Pada saat membuat kategori baru, yaitu teh rasa buah, perusahaan ini menggunakan merek baru Fruit Tea. Perusahaan ini tentu memiliki pertimbangan tidak menggunakan merek Sosro Rasa Buah. b.       Strategi perluasan lini. Strategi ini dilakukan dengan menggunakan merek yang lama untuk kategori produk yang sudah ada. Sebagai contoh PT. Bayer indonesia menggunakan pendekatan ini. Untuk semua produk obat nyamuk, yang tersedia dalam bentuk aerosol dan bakar, digunakan merek Baygon. c.        Strategi perusahaan merek (brand extension). Dalam strategi ini digunakan merek yang sud...

Metode Pembandingan Rencana Investasi

Metode Pembandingan Rencana Investasi  1.Rate of Return (R0R) Metode ini lazim digunakan untuk mengetahui apakah proyek yang sedang digagas menarik jika dilihat dari arus pengembaliannya. Rate of Return (RoR) adalah suku bunga dimana total penerimaan ekivalen dengan total pengeluaran.  2.Benefit-Cost Ratio (BCR) Dalam perhitungan Benefit-Cost Ratio (BCR) kita harus membandingkan antara BENEFIT (manfaat) yang diterima dari suatu investasi terhadap COST (biaya atau pengorbanan). Proyek yang dipilih adalah proyek dengan BCR terbesar dengan ketentuan sebagai berikut: Contoh : Tahun 2019   =  Rp.40.000.000,  Perhitungan Aliran Kas ( i=9%) Tahun 1         = Rp.10.000.000 (0,917) = Rp.9.170.000 Tahun 2         = Rp.20.000.000(0,842) = Rp. 16.840.000 Tahun 3         = Rp.25.000.000(0,772) =  Rp. 19.300.000 Benefit...